Sabtu, 18 Maret 2017
Ketika Anak-anak Merawat Warisan Dolanan Tradisional Indonesia
Mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang
MINGGU (12/3/2017) lalu UMengajar melaksanakan pembelajaran tembang dolanan dan permainan tradisional di SDN Duwet 2 dan SDN Tangkilsari, Malang, dalam rangka membudayakan permainan dan tembang dolanan yang mulai ditinggalkan anak-anak era digital.
“Saya merasa senang sekali ketika budaya Jawa terutama tembang dolanan yang kaya nilai filosofi dan permainan tradisional bisa kami bagikan dan budayakan di dunia anak-anak,” ungkap Ratna, Ketua Umum UMengajar.
Kegiatan ini baru dicanangkan pada kepengurusan periode 2017/2018. Langkah awal ini diharapkan menjadi lebih baik lagi ke depan dengan evaluasi pelaksanaan aksi ini.
Menariknya lagi, banyak anak-anak yang bersemangat dan bergembira menyambut permainan ini karena selain untuk mengusir kepenatan rutinitas harian dengan belajar, mereka juga bergembira ketika bisa bersama-sama bermain.
Kebersamaan inilah yang secara tak langsung membangun karakter gotong royong pada anak. Selain itu, tembang dolanan yang diajarkan sebelum permainan tradisional serta nilai filosofi sehari-hari juga membangun karakter anak yang berbudaya dan paham akan kekayaan bangsanya.
Tembang dolanan yang diajarkan pada kegiatan ini yaitu Sluku-sluku Bathok, Lir-ilir, Padhang Bulan, Jaranan, Menthok-menthok, Gundul-gundul Pacul, Cublak-cublak Suweng, Dhondhong Opo Salak.
Sementara itu, permainan tradisional dibagi menjadi dua, yaitu permainan tanpa alat dan dengan alat. Permainan tradisional tanpa alat di antaranya bentengan, gobak sodor, petak umpet, ular naga, ABC 5 dasar, kucing dan tikus, permainan hantu buta, dolip-dolipan, kotak pos, tuan dosen, dan domikado.
Permainan tradisional dengan alat yaitu congklak, kelereng, gasing, balap karung, bola bekel, boi-boian, lompat karet, engklek, dan egrang bathok.
Sumber: http://surabaya.tribunnews.com/2017/03/17/ketika-anak-anak-merawat-warisan-dolanan-tradisional-indonesia
Kamis, 09 Maret 2017
Prosedur Uji Kelayakan dan Sidang Skripsi Sasindo UM
Uji Kelayakan Naskah
1. Pastikan semua skripsimu selesai dan mendapatkan TTD di lembar persetujuan pembimbing.
2. Silahkan datang ke ruang kajur untuk mendaftarkan diri mengikuti uji kelayakan naskah.
3. Pastikan ada kajur atau sekjur atau orang yang bertugas di ruang itu.
4. Tulis judul dkk di buku daftar uji kelayakan naskah.
5. Setelah selesai, kamu tunggu beberapa hari atau berdasarkan konfirmasi petugas atau dosen di ruang itu.
6. Setelah kamu mendapatkan surat tugas uji kelayakan naskah, langkah selanjutnya adalah foto kopi surat tugas itu sebanyak 4, 3 untuk penguji dan satu untuk arsip kamu sendiri. Jangan lupa kembalikan surat tugas yang asli di meja semula.
7. Jangan lupa ambil form penilaian uji kelayakan naskah dan fotokopi sebanyak dosen penguji
8. Jangan lupa juga mengambil form persetujuan setelah revisi naskah untuk mengajukan ujian skripsi atau ujian lisan
9. Berikutnya, kamu serahkan surat tugas dan skripsimu ke masing2 dosen penguji untuk uji kelayakan naskah. Ujian ini seperti bimbingan biasa. Lama tidaknya ini bergantung kamu dan dosen pengujimu. Revisilah sesuai dengan apa yang diminta dosen pengujimu.
10. Setelah revisi dkk selesai semua, kamu minta ttd di lembar pengajuan ujian lisan ke penguji utama/ nama penguji yang ada di atas sendiri pada surat tugas uji kelayakan sebagai syarat untuk mengajukan ujian skripsi atau ujian lisan.
Ujian Skripsi atau Ujian Lisan
1. Datanglah ke ruang kajur dengan membawa 3 form penilaian dari penguji beserta lembar persetujuan ujian lisan. Jangan lupa difotokopi dulu dan simpan satu sebagai arsipmu sendiri.
2. Pastikan ada dosen atau petugas di ruang tersebut.
3. Tulis nama, judul, dkk di buku daftar ujian skripsi atau ujian lisan.
4. Tunggu beberapa hari sesuai instruksi
5. Setelah kamu dapat surat tugas, fotokopi sebanyak 5, dengan rincian untuk (1) 3 dosen penguji, (2) bagian akademik untuk pembuatan form penilaian ujian skripsi/berita acara, dan (3) untuk bagian yang mengurus konsumsi di fakultas, untuk konsumsi dosen penguji saat ujian. Serahkan surat tugas itu ke mereka semua.
6. Untuk surat tugas ke dosen penguji, sertakan juga skripsi kamu. PASTIKAN SEMUA DOSEN PENGUJI BISA SESUAI WAKTU YANG DITENTUKAN FAKULTAS pada surat tugas itu.
7. Jangan lupa ambil berita acara atau form penilaian di akademik untuk ujian skripsi. Masukkan berita acara itu ke masing2 map. Sediakan 3 map.
8. Ketika mau sidang, satu jam sebelum dimulai, siapkan proyektor atau segala sesuatu yang dibutuhkan saat sidang, jangan lupa ingatkan ke bagian konsumsi fakultas kalau setengah jam sebelum sidang dimulai konsumsi untuk dosen penguji belum ada.
9. Selamat ujian semoga sukses.
JANGAN LUPA DOA DAN TERUS BERUSAHA.

