Selasa, 20 November 2012

Salam Bagi Penghuni Kubur

Syekh Abu Muhammad bin AbduUah bin Fadhl menceritakan bahwa Auza’i berkata bahwasannya suatu hari Maisyarah bin Hunais melewati kuburan dan berucap, "semoga keselamatan senantiasa tercurah pada kalian, hai penghuni kubur. Kalian bagi kami adalah orang-orang yang mendahului. Sedang kami bagi kalian adalah orang-orang yang tertinggal. Semoga Allah senantiasa membelas-kasihani kami serta kalian semua. Semoga Allah senantiasa melimpahkan barokah-Nya pada kalian, juga pada kami ketika kami nanti mengalami seperti apa yang kalian alami (mati)."
Dengan kehendak Allah, tiba-tiba ruh salah seorang lelaki kembali ke dalam jasadnya. Lelaki itu berkata, "kalian sangat beruntung, wahai orang yang hidup. Kalian bisa mengerjakan ibadah haji empat kali dalam sebulan."
 
Maisyarah pun berkata, "semoga Allah membelas-kasihani kamu. Akan tetapi, bagaimana mungkin kami dapat berhaji sebanyak empat kali selama sebulan?"
Lelaki itu menjawab, "dengan shalat Jumat. Apakah kalian tidak tahu kalau sesungguhnya shalat Jumat itu adalah ibadah haji yang mabrur dan makbul?"
"Bila demikian, beritahu kami, amalan apa yang mesti kami perbanyak pada hari itu?"
"Istighfar. Karena sesungguhnya, istighfar adalah amalan yang sangat bermanfaat di akhirat kelak."
"Lalu, kenapa kamu tidak menjawab salamku? Katakan sebabnya?"
 
Lelaki itupun menjawab, "sesungguhnya, menjawab salam adalah suatu amal kebaikan. Tetapi, pahala dari perbuatan baik telah dicabut atas kami. Maka tidak ada manfaatnya kalau saat ini kami melakukannya. Bagi kami tidak ada lagi perbuatan baik yang bisa menambah pahala atau mengurangi dosa. Maka kami sangat berterimakasih pada kalian atas ucapan salam yang kalian sampaikan.
 
Penerbit : Kartamedia
Judul : Allah Tidak Tidur

Senin, 19 November 2012

Jangan Pernah Berhenti Belajar

 Jangan Pernah Berhenti Belajar
Adalah salah besar jika anda menganggap bahwa sebuah kesuksesan ditentukan dari keren nya sebuah universitas tempat kita belajar atau pun banyaknya gelar yang menghiasi nama belakang. Orang yang berhasil adalah orang yang bisa membuat nilai tambah dalam hidupnya. Dan untuk bisa mempunyai nilai tambah, kita harus banyak belajar. Belajar dari kesalahan, belajar dari orang lain, atau pun belajar dari buku. Intinya, jangan pernah berhenti belajar.
Ironisnya generasi muda kita, sangat minim sekali akan minat belajar. Ketika selesai dari jenjang SMA atau pun Perguruan Tinggi di iringi pula dengan selesainya proses belajar. Padahal dalam dunia kerja atau pun dunia usaha semua menuntut seorang yang lebih baik. Ketika seorang tidak memiliki potensi apa-apa maka dibandingkan orang lain maka ia akan jatuh dalam persaingan atau jika tidak pun akan di abaikan begitu saja oleh orang lain. Bukankah hukum alam itu demikian?
Pelajarilah hal-hal baru dengan penuh antusias. Bukalah mata, telinga, pikiran, dan hati anda. Carilah ilmu sebanyak-banyaknya dari semua penjuru. Sekali-kali cobalah lihat di luar sana, bukalah mata, telinga, pemikiran dan hati anda niscaya anda akan mengetahui bahwa sebenarnya anda tidak mempunyai apa-apa di bandingkan dengan orang-orang yang telah berhasil dalam hidupnya. Masihkah anda berleha-leha dalam hidup? Bukankah hanya dengan belajarlah kita bisa seperti mereka atau pun bisa lebih baik dari mereka.
Dalam hidup anda mungkin melihat burung gelatik membuat sarang yang seperti itu-itu saja dari abad-abad sebelumnya dan mungkin selanjutnya. Anda mungkin melihat lebah yang membuat sarangnya dengan bentuk yang sama dari abad sebelumnya sampai sekarang dan mungkin selanjutnya. Tetapi manusia adalah makhluk yang selalu berubah-ubah. Bukan hanya dari  tahun ke tahun atau pun bulan ke bulan tetapi dari hari ke hari manusia selalu berubah-ubah.
Melihat waktu yang begitu cepatnya berubah, apakah kita hanya diam? Ketika setiap detik orang-orang dari seluruh penjuru dunia menciptakan kreatifitas dan inovasi-inovasi baru dalam kehidupan. Apakah kita hanya diam. Belajarlah! Karena dengan belajar kita bisa menjadi manusia yang lebih baik. Teruslah belajar mengingat waktu yang tak pernah berhenti berputar kecuali langkah kita yang di hentikan oleh ajal yang menjemput. Sebelum malaikat pencabut nyawa datang menghampiri hidup kita, teruslah berbuat yang terbaik untuk hidup ini.
Semoga Bermanfaat.
Salam Sukses.

Selasa, 27 Maret 2012

Motivasi

Ya, sang juara bukanlah orang yang bertubuh kekar yang mampu mengalahkan setiap lawan. Bukan! Kaulah ini menjadi tolok ukur kejuaraan , pastinya bangsa binatang buas lebih unggul dari pada keturunan adam. Tetapi sang juara itu adalah orang yang berakal yang terampil berinteraksi dengan ragam keadaan , baik dengan orang lain, maupun teman tanpa membuat kehilangan mereka. Sebuah hadis menyebitkan” janganlah seorang kadi memutuskan perkara dalam keadaan marah(H.R. Abu Dawud & Al_Turmuzdzi, hadist ini tergolong hasan shahih)”, selain itu Rosulullah saw memrintahkan kita melatih diri untuk bersabar, beliau bersabda” kesabaran itu bisa diperoleh dengan pura-pura sabar(H.R. Al-Daruqathni dalam al-afrad”hasan”). Ya, dengan pura-pura sabar artinya ketika menahan amarah pertama kali, engkau akan merasakan penat 100%, tapi untuk kedua kali, berkurang jadi 90%. Dan untuk ketiga kali engkau akan merasakan penat 80%. Begitu seterusnya sampai kesabaran dan ketenangan menjadi watak dan karakter kita semua. Semoga allah memberikan kekuatan kepada kita semua.
Sabda nabi” orang yang kuat bukanlah yang bertubuh kekar, melainkan yang bisa menguasai diri ketika marah”(H>R> Al-Bukhari dan Muslim)
Rumus persamaan
Marah + Marah = Meledak