Sabtu, 02 Februari 2013

Mengapa terjadi?


Disaat orang lupa akan dirinya. Betapa hidup ini seakan angin yang lewat di hadapannya. Padahal ada yang lebih penting untuk dimaknai dalam hidup ini. Mengapa ini sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari? Apakah seseorang hanya mengabaikan saja ataukah benar-benar lupa?
Di dalam hidup terdapat jutaan ribu makna yang harus dimengerti oleh semua orang. Supaya orang tak begitu saja menghakimi dengan kata-kata yang tidak sepantasnya untuk di keluarkan. Misalnya ketika orang itu sedang dalam dilema ketika dituduh melakukan hal yang sebenarnya tidak dia lakukan. Pernahakah anda merasa begitu. Mungkin saja iya, mungkin tidak. Yang membedakan adalah apakah anda merasakan atau tidak. Itu saja. Sebenarnya ada banyak makna dibalik semua itu.
Dengan hal itu anda dituntut untuk berfikir lebih banyak lagi daripada biasanya yang memungkinkan anda untuk berfikir lebih kreatif. Dan bisa saja hal ini dapat mendewasakan pribadi anda. Selain itu, di saat ini pulalah anda di uji mental dan pengetahuan yang selama ini anda miliki, pelajari, dan dapatkan melalui proses pembelajaran. Benarkah begitu. Ini adalah sebagian kecil dari yang bisa di jelaskan. Dan masih banyak lagi yang tersimpan di dalamnya.
Coba kita melihat kembali para pelajar di Indonesia ini. Jikalau kita mengatahui dengan benar sampai ke akar-akarnya. Mungkin semua orang yang tahu akan merasa kasihan dengan apa yang terjadi padanya yang seharusnya tidak ada. Kebanyaan orang sekarang ini hanya memandang sebelah mata. Ibarat orang melihat buah kedondong dari luarnya saja tanpa melihat dalamnya isi buah kedondong tersebut. Banyak sekali pelajar yang kehilangan jati diri seorang pelajar yang sesungguhnya. Ada apa dengan ini. Apakah proses pendidikannya yang kurang sempurnya ataukah kebiasaan jelek yang selalu dipelihara dalam ketidaksadaran. Mungkin semua itu bisa terjadi. Kita sebagai orang yang mengerti selayaknya ita doakan semoga yang selama ini tidak benar, dengan sesegera mungkin dapat berubah menjadi benar dan tidak akan membawa bibit-bibit kesalah baru yang mengakibatkan kesalahan yang yang sangat fatal. Amin.

0 komentar: