Jumat, 08 Februari 2013

Merenung sejenak akan muda yang polos


Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Yang ada hanya orang yang merasa terlambat dalam belajar. Belajar itu tidak mengenal umur, tidak mengenal waktu, dan tidak mengenal siapa. Siapapun bisa belajar yang ia inginkan. Hanya saja butuh ketekunan dan niat yang baik untuk menjalankan semua itu.
Pernahkan kamu mendengar  perkataan orang lan ketika ditanya tentang belajar Teknologi dan Informasi berkata “ nduk.... lee....., aku iki wes tua, ora iso kayak gitu, kon sinau no wes males...” artinya anakku......, saya ini sudah tua, tidak bisa belajar kayak begituan, sudah males sinau. Inilah penyakit yang sering melanda orag yang sudah banyak umurnya. Ia tidak lagi mempunyai hasrat untuk belajar. Mungkin dikarenakan merasa cukup bisa sehingga menutup diri untuk belajar lebih banyak ilmu pengetahuan lagi.
Padahal jikalau ia mau, masih sangat banya lagi yang harus dipelajari di dunia ini, mengingat perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin cepat dengan hadirnya teknologi yang lebih canggih. Ada orang yang mengatakan salah satu penyebab berkurangnya hasrat belajar ketika umur sudah banyak yaitu memiliki rasa malu untuk lebih banyak tau, karena nanti ada anggapan bahwa “ loh kok gak tau, gimana kok kalah dengan anak yang muda”. Ini yang menjadi penghambat orang untuk belajar. Biasanya ketika kita masih kecil dan polos dengan pedenya kita bertanya pada orang di sekitar kita tanpa berfikir panjang. “ kenapa yah... motor itu isa jalan sendiri?, kenapa pak.... kok ketika kaki tersandung rasanya sakit?” pernah mengalami kayak begitu?
Coba dibandingkan dengan keadaanmu sekarang. Mungkin sebelum kamu bertanya pada seseorang mungkin dipastikan kamu akan lebih banyak mikir dulu sebelum bertanya.” Gimana y... nanti tanggapan dia, trus kalau aku bertnya salah gimana, malu donk...”.
Yuks buat yang masih seperti itu. Cobalah untuk mengembalikan kepolosanmu seperti dulu ketika kamu masih kecil. Kepolosan seseorang itu menandakan bahwa orang itu jujur. Tapi perlu diingat juga, orang yang na,paknya polos belum tentu mempunyai kepolosan yang sesungguhnya. Mengingat sekarang banyak anak yang cerdas dalam berakting layaknya akting di film yang ada di tv.

0 komentar: