Tidak
ada kata terlambat untuk belajar. Yang ada hanya orang yang merasa terlambat
dalam belajar. Belajar itu tidak mengenal umur, tidak mengenal waktu, dan tidak
mengenal siapa. Siapapun bisa belajar yang ia inginkan. Hanya saja butuh
ketekunan dan niat yang baik untuk menjalankan semua itu.
Pernahkan
kamu mendengar perkataan orang lan
ketika ditanya tentang belajar Teknologi dan Informasi berkata “ nduk....
lee....., aku iki wes tua, ora iso kayak gitu, kon sinau no wes males...”
artinya anakku......, saya ini sudah tua, tidak bisa belajar kayak begituan,
sudah males sinau. Inilah penyakit yang sering melanda orag yang sudah banyak
umurnya. Ia tidak lagi mempunyai hasrat untuk belajar. Mungkin dikarenakan merasa
cukup bisa sehingga menutup diri untuk belajar lebih banyak ilmu pengetahuan
lagi.
Padahal
jikalau ia mau, masih sangat banya lagi yang harus dipelajari di dunia ini,
mengingat perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin cepat dengan hadirnya
teknologi yang lebih canggih. Ada orang yang mengatakan salah satu penyebab
berkurangnya hasrat belajar ketika umur sudah banyak yaitu memiliki rasa malu
untuk lebih banyak tau, karena nanti ada anggapan bahwa “ loh kok gak tau,
gimana kok kalah dengan anak yang muda”. Ini yang menjadi penghambat orang
untuk belajar. Biasanya ketika kita masih kecil dan polos dengan pedenya kita
bertanya pada orang di sekitar kita tanpa berfikir panjang. “ kenapa yah...
motor itu isa jalan sendiri?, kenapa pak.... kok ketika kaki tersandung rasanya
sakit?” pernah mengalami kayak begitu?
Coba
dibandingkan dengan keadaanmu sekarang. Mungkin sebelum kamu bertanya pada
seseorang mungkin dipastikan kamu akan lebih banyak mikir dulu sebelum
bertanya.” Gimana y... nanti tanggapan dia, trus kalau aku bertnya salah
gimana, malu donk...”.
Yuks
buat yang masih seperti itu. Cobalah untuk mengembalikan kepolosanmu seperti
dulu ketika kamu masih kecil. Kepolosan seseorang itu menandakan bahwa orang
itu jujur. Tapi perlu diingat juga, orang yang na,paknya polos belum tentu
mempunyai kepolosan yang sesungguhnya. Mengingat sekarang banyak anak yang
cerdas dalam berakting layaknya akting di film yang ada di tv.

0 komentar:
Posting Komentar